Minggu, 13 September 2015

Etalase September : Bermain dengan Pepaya dan Intaran


Lama tidak menulis, sebetulnya saya sedang melakukan ujicoba untuk menghasilkan sabun baru, di antaranya :

1.Sabun pepaya





Pepaya sejak berabad lalu menjadi obat favorit suku-suku di Amerika latin. Enzim papain dalam pepaya tak hanya berperan dalam proses pencernakan, pengempukan daging, tapi juga sebagai anti racun dan penyembuh berbagai penyakit kulit.
Sabun pepaya memanfaatkan ekstrak buah pepaya sekaligus minyak biji pepaya, serta beberapa minyak esensial seperti intaran, teatree, ciderwood, atau lemon. Fungsinya selain menghaluskan kulit, menyembuhkan luka, plus menghilangkan bekas luka dan flek-flek yang dalam.

2.Sabun Zaitun -Lavender

Sabun zaitun lavender menggunakan bahan tambahan bubuk secang, minyak esensial lavender dan ciderwood. Fungsinya untuk mengurangi gejala alergi, baik untuk kulit sangat sensitif, dan melembabkan kulit serta menenangkan.

3.Sabun plus Sampo Mint


Mengandung bahan tambahan teh daun intaran, minyak esensial pepermint dan ciderwood. Sabun/sampo ini berfungsi mengobati infeksi kulit, gatal-gatal dan ruam alergi, mencegah rambut rontok dan ketombe, mendinginkan kulit dan kulit kepala, melembabkan, menghaluskan, serta mencerahkan kulit.
Tapi saya tak menyarankan mereka yang terbiasa menggunakan cat rambut berbahan kimia untuk memakai sampo ini, sebab akan membuat rambut lengket.

4.Sabun Intaran


 Sabun ini saya ciptakan untuk Rumah Intaran. Berbahan pedesaan seperti minyak kelapa tradisional, santan, dan teh intaran, sabun bisa digunakan sebagai sabun muka, badan, sekaligus sampo. Fungsinya untuk membersihkan, menghaluskan, mengurangi gatal-gatal di kulit akibat jamur dan virus, serta mencegah rambut rontok dan ketombe. Sensasinya begitu krimi dan menyegarkan.




Tidak ada komentar: